Kamis, 15 Januari 2015

Terobsesi Memiliki Tubuh yang Ideal, Waspada pada Eating Disorder

Hello my beloved reader,,,, meet me here at This My Beautiful World a.k.a MY Blog
Reader, gimana hari-hari kalian seharian ini? Still good right??
Readers, kalian masih inget sama postingan aku yang sebelum nya kan??? Kalau lupa, aku ingetin lagi deh. Kemarin itu kita bahas tentang fungsi lapisan lemak pada tubuh yang berperan sebagai imunitas bagi tubuh dalam melawan penyakit yang bersal dari luka pada kulit.
Dan untuk posting yang kali ini, aku masih akan membahas tubuh yang kurang proporsional dan kesehatan tentunya. Tapi, ada tambahan pembahasan lagi untuk tulisan kali ini. Topik bahasan nya adalah berhubungan dengan berat badan dan diet.
Sebenarnya topik pembicaran tentang yang satu ini sedikit sensitif utuk di share dalam ruang public seperti blog pribadi ku ini. Terutama untuk para kaum hawa, yang sangat anti untuk bahas permaslahan bentuk fisik mereka. Dapat dikatakan, masalah berat badan adalah privasi bagi setiap wanita. Tapi, aku hanya ingin berbagi informasi agar teman-teman bisa lebih baik kedepannya.
Setiap orang pasti menginginkan memiliki tubuh ideal dalam kehidupan nya, karena dengan tubuh ideal kita bisa lebih baik dalam menjalani kehidupan. Dengan tubuh ideal, kita bisa belajar lebih sehat, bisa belajar untuk berdisiplin, bisa belajar memperhatikan asupan gizi ke dalam tubuh kita, dan masih banyak lagi hal positif yang berdampak dari tubuh ideal. Namun, jika berat badan termasuk ideal tapi masih terobsesi memiliki badan kurus, bisa jadi kamu mengidap eating disorder. 
Menurut pakar gizi Leona Victoria Djajadi MND, obsesi yang berlebihan pada bentuk dan berat badan adalah salah satu ciri Eating Disorder, meskipun tidak harus anorexia nervosa. Anorexia nervosa (AN) adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan utuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan akan peningkatan beratbadan akibat pencitraan diri yang menyimpang.
AN tidak dapat di diagnosis begitu saja, karena untuk dikategorikan sebagai seorang pengidap AN, ada syarat-syarat specifik seperti ketakutan berlebihan pada kalori makanan, body image disorder, BMI kurang dari 14,5 atau penurunan berat badan sangat drastis. Tanda lainnya yakni berhentinya menstruasi juga adanya tanda-tanda seperti munculnya Obsessive Compulsive Disorder. Dan tindakan diagnosis ini hanya bisa dilakukan oleh seorang ahli gizi, dokter dan psikolog. Termasuk penyembuhan dari AN diperlukan tim yang berisi ahli gizi, dokter dan psikolog. Hal ini disebabkan karena AN melibatakan komponen Psikologikal, Sosiologikal dan Fisologikal pada penderitanya sehingga diperlukan penanganan ahli yang lebih kompleks dibanding kasus lainnya.
Dapat dikatakan gangguan eating disorder tidak serumit dan tidak separah anorexia nervosa. Karena eating disorder hanya perubahan psikologis yang merasa tubuhnya yang sehat masih  kurang proporsional. Dan dalam penyembuhan nya pun dapat dilakukan dengan hipnoterapi, kita bisa melihat dari sisi psikologis. Tepati Disarankan pula untuk  pergi ke ahli gizi untuk mendapatkan info dan tips pola makan sehat yang sesuai dengan kebutuhan nurtisi tubuh kita pada umur yang tepat.
Pada intinya setiap orang memimpikan memiliki tubuh yang sangat ideal di hidupnya, terutama para kaum hawa yang mayoritas sering bermasalah dengan kondisi tubuhnya. Menjaga berat badan tetap ideal sangat baik untuk kelangsungan hidup kita kedepannya. Namun hanya karena igin mendapatkan berat badan ideal, kita justru lebih mudah stres karena beban fikiran kita untuk menurunkan berat badan.  Dan jangan sampai karena kita sangat ingin menahan diri agar tetap ideal, malah memperburuk kondisi yang ada sebelumnya.
Saran dari aku, untuk menghindari eating disorder adalah berusaha menjadi apa yang memang kalian inginkan, jangan selalu mengukuti orang lain, mulai lah menjadi diri kalian masing-masing. Belajar hidup seimbang di keseharian, belajar membiasakan makan berdasarkan gizi yang dibutuhkan, belajar mensyukuri apa yang kamu miliki selama ini. Jalani semua hal di hidup mu dengan enjoy. Dan stop mendengarkan omongan orang lain yang membuat kamu malah jatuh dan terpuruk.
Enjoy your life, stay positive, be grateful for everything you have, knowing who you are . be yourself, 'Cause you are the lucky person that God created
Thanks for reading my post, see you in the next posting,, J
Sourch by:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar