Holla my readers...
Ketemu lagi sama aku,
maaf yah aku gak muncul di blog beberapa hari ini. Biasa lah rutinitas anak
kuliahan, tugas kampus menanti diselesaikan dengan segera dan sangat tidak bisa
menunggu sedikitpun. Haha berlebihan yah,,
Readers, kali ini aku
muncul lagi di blog untuk kembali berbagi informasi yang aku ketahui dan semoga
bisa kasih manfaat buat para pembacanya. Dan sekaligus membiasakan diri buat nulis
di media umum. Maklum, selama ini aku hanya seorang penulis buku diary,,,
Readers,
kemarin-kemarin aku udah posting tentang hal positif memiliki lemak di tubuh
dan permasalahan yang timbul pada obsesi seseorang terhadap tubuh yang ideal. Aku
rasa Dua posting sebelumnya itu seperti menghakimi beberapa pihak yah, hehe aku
minta maaf kalau memang ada yang tersudut. Tapi jujur aku hanya ingin share hal
yang baik dari posting itu, semoga tidak ada salah faham yah.
Dan untuk kali ini, aku
akan memberikan tips – tips buat readers yang ingin punya tubuh yang ideal
dengan cara yang cukup sehat. Saat kamu ingin menurunkan berat badan, pola
makan yang sehat tentu menjadi prioritas yang harus diperhatikan. Namun tak
cuma itu, ada pula beberapa kebiasaan saat makan yang sebaiknya mulai
dihilangkan.
Apa sajakah kebiasaan
itu? Dan mengapa harus dihilangkan? Mari kita bahas,,,, let’s start!
1. Bergantung pada produk 'khusus diet'
Menurut
nutrisionis Cynthia Sass, produk khusus diet umumnya mengandung bahan tambahan
aditif lain, sehingga seringkali justru membuat seseorang menjadi lebih lapar
daripada sebelumnya. Dan effek yang ditimbulkan mereka justru makan lebih
banyak asupan kalori daripada jika mereka mau menyiapkan masakan sendiri dari
bahan-bahan sehat dan segar.
Studi
tahun 2010 juga menyebutkan bahwa tubuh membakar kalori 50 persen lebih banyak
jika seseorang mengonsumsi makanan segar, dibandingkan jika mengonsumsi produk
beku atau olahan. Oleh sebab itu lah bergantung pada produk ‘khusus diet’ harus
di kurangi bahkan harus dihilangkan.
2. Berlebihan makan makanan sehat
Pada
dasarnya, sesuatu yang bersifat berlebihan sangatlah tidak baik. Karena akan
memberikan efek yang buruk terhadap kehidupan. Begitupun dengan proses dalam
diet. Buah, sayur, dan kacang-kacangan kerap diidentikkan sebagai asupan sehat.
Namun ini bukan berarti kamu bisa mengonsumsinya secara berlebihan dan justru
menghilangkan asupan lainnya yang juga dibutuhkan oleh tubuh.
Misalnya
dalam sehari kamu menjadi terbiasa hanya makan sayur dan buah dalam porsi
besar, namun menghilangkan asupan penting lain seperti karbohidrat dan protein.
Untuk mencegah konsumsi yang berlebihan, 'dengarkan' rasa lapar dan isyarat
kenyang dari tubuh untuk menentukan porsi yang cukup. Jangan lupa untuk tetap
memasukkan asupan protein dan karbohidrat dalam diet sehari-hari.
3. Melewatkan waktu makan
Banyak
orang mengira melewatkan waktu makan dapat memberikan hasil maksimal dalam
proses diet, misalnya sengaja tak makan siang untuk membantu proses penurunan
berat badan. Faktanya ini salah besar.
Kebiasaan
melewatkan ini justru membuat metabolisme tubuh menurun, sehingga kalori yang
dibakar menjadi lebih sedikit. Selain itu, tak menutup kemungkinan pada waktu
makan berikutnya kamu justru akan menjadi kalap dan makan lebih banyak daripada
biasanya. Keadaan seperti ini sagatlah berbahaya bagi tubuh. Karena tubuh tidak
mampu membedakan mana metabolisme yang seharusnya diterapkan pada tubuh dan
mana metabolisme yang membahayakan tubuh.
Aturan
praktis yang baik untuk waktu makan adalah dengan makan makanan dalam porsi
cukup sebelum jam aktif kamu dan makan dalam porsi lebih sedikit sebelum jam
kurang aktif, dan hindari membiarkan lebih dari 4-5 jam waktu berlalu tanpa
makan.
Misalnya saat aktivitas harianmu akan menuntut
banyak energi dan cukup padat, ada baiknya kamu makan dalam porsi cukup. Hal ini
tidak akan membuat bobot tubuhmu menjadi bertambah. Karena, dengan aktivitas
padat yang kamu lakukan akan membakar asupan kalori yang masuk kedalam tubuh
kamu. Sehingga asupan makanan akan seimbang dengan pembakarannya.
4. Terobsesi menghitung kalori
Saat
proses diet atau penurunan bobot tubuh, perhitungan terhadap asupan gizi sangat
diperlukan. Terutama asupan kalori pada tubuh. Meskipun asupan kalori dinilai
penting dalam program penurunan berat badan, bukan berarti kamu harus
benar-benar menghitung kalori setiap kali akan makan. Karena ini justru hanya
akan membuat stres.
Pada
faktanya stres sendiri dapat menyebabkan lonjakan kortisol, hormon yang dikenal
berfungsi untuk mengatur nafsu makan dan meningkatkan keinginan makan makanan
berlemak dan bergula. Seperti yang kita tahu makan makanan berlemak dan bergula
mampu menaikan bobot tubuh dengan cepat.
5. Emotional eating
Pada
umumnya penyebab utama seseorang mengalami emosional eating adalah karena rasa
bosan akibat rutinitas dan emosi yang tak stabil, biasanya karena stres. Seorang
pakar gizi Rita Ramayulis, DCN, Mkes mengatakan bahawa saat kamu merasa perut
keroncongan, jangan dulu menyimpulkan bahwa kamu itu sedang lapar. Kamu perlu
mengingat-ingat kapan terakhir kamu makan, kara bisa jadi kamu hanya dehidrasi
akibat rasa stres yang dialami.
Cara
lain untuk mengatasi emotional eating adalah dengan relaksasi. Dengan cara mengalihkan
pikiran saat kamu merasa lapar. Seperti dengarkan musik, main games, membaca
atau mengobrol dengan teman.
Nah, 5 hal di atas itu
adalah hal yang harus kamu hindari sehari-hari agar program membentuk tubuh
ideal kamu bisa sukses dan lebih efisien dari yang sebelumnya. Success for your program,,,
Untuk kali ini, sharing
nya sampe sini. Kalau ada komentar atau saran, silahkan tuliskan di kolom
comment dibawah. Take the rigt things and share it to people arround you,
thankyou so much for reading my blog and see you in next time
Sourch by :