Kamis, 30 Oktober 2014

Siapkah Koperasi Menghadapi Globalisasi ???

Hallo ketemu lagi di waktu yang sama

Kalian jangan bosan yah liat aku muncul terus, hehe

Bloggers, seperti biasanya nih kehadiran aku ditengah kalian itu buat bagi-bagi informasi. Yang mudah-mudahan bisa bermanfaat buat readers nya, Aminnnn

Bloggers kalian sadar gak, sekarang itu hidup kita udah super modern dengan teknologi dimana-mana lho. Sekarang itu kalau kita mau cari informasi tuh sudah sangat mudah. Sekarang internet sudah bisa di akses dimana-mana, kalau kita bahas gadget yang digunakan untuk mengakses informasi. Sudah berbagai jenis deh, mulai dari ukuran yang mudah dibawa seperti HandPhone hingga laptop PC yang memiliki fungsi layaknya komputer PC, tetapi laptop lebih mudah di bawa dan lebih ringan pula dibanding PC yang hanya dapat di letakan di suatu tempat saja. dan hal tersebut merupakan salah satu ciri masyarakat yang modern, hal ini terjadi dikarenakan dengan adanya Era Globalisasi.

Dan kali ini aku akan membahas mengenai “ Siapkah Koperasi Menghadapi Globalisasi???“ pertayaan ini sangat penting untuk dipertanyakan saat ini. Terutama setelah eksistensi koperasi dimasyarakat yang menurun. Akan sangat berbahaya bila tidak segera diperhatikan.  
  Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai  kesiapan koperasi menghadapi Globalisasi. Kita juga perlu mengetahui apa itu Globalisasi. Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah.

Dan, selain itu kita juga perlu mengetahui apa itu Globalisasi Ekonomi. Globalisasi ekonomi adalah merujukkan pada ketambahan saling kergantungan ekonomi negara di seluruh dunia melalui ketambahan pantas dalam gerakan lintas sempadan barangan, perkhidmatan, teknologi dan modal. Dengan kata lain adalah proses menambah integrasi ekonomi di antara negara, memabawa munculnya pasaran global atau pasaran dunia tunggal.

Dampak Positif Globalisasi                                                    
1.      Produksi global dapat ditingkatkan
2.      Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
3.      Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
4.      Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
5.      Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
6.      Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
7.      Mudah melakukan komunikasi
8.      Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi)
9.      Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran
10.  Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
11.  Mudah memenuhi kebutuhan
12.  Peningkatan kadar  pembangunan Real GDP tiap kapita
Dari sisi lain, globalisasi juga meberikan dampak yang buruk, diantaranya:
1.      Berprilaku konsumtif
2.      Menghambat pertumbuhan sektor industri
3.      Kondisi keuangan menjadi tidak stabil
4.      Prilaku masyarakat yang tertuutup
5.      Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebudayaan yang telah ada dalam negara. Dan masih banyak lagi
Dari kedua sisi positif dan negatifnya globalisasi yang dijabarkan secara umum, dapat kita lihat sedikit banyak kondisi perekonomian dipengaruhi juga oleh hadirnya globalisasi di seluuh penjuru dunia. Tidak terkecuali Indonesia, yang sangat gencar untuk mengikuti arus globalisasi tersebut meskipun berbenturan dengan adat dan budaya yang ada di Indonesia.

Dengan adanya globalisasi yang masuk ke dalam berbagai aspek kehidupan manusia, bila di tanya “Siapkah koperasi menghadapi globalisasi???” sampai saat ini saya masih merasa bahwa koperasi belum siap untuk menghadapi arus globalisasi yang semakin hari, semakin gencar untuk menyebar.
Mengapa begitu??? Bila kita lihat kembali kondisi koperasi di Indonesia masih sangat mengkhawatirkan untuk masuk dan bertahan dalam arus global tersebut. Dalam era globalisasi peluang untuk memperluas jaringan usaha sangatlah tebuka lebar, namun globalisasi juga menjadi tantangan yang besar untuk kelangsugan koperasi kedepannya.

Karena dalam era ini daya saing produk juga sangat tinggi, live cycle product relatif pendek mengikuti trend pasar, dan kemampuan inovasi produk relatif cepat. Ditinjau dari sisi ekspor, liberalisasi berdampak positif terhadap produk tekstil/pakaian jadi, akan tetapi kurang menguntungkan sektor pertanian khususnya produk makanan.

Ditambah lagi dengan kondisi internal yang dihadapi koperasi hinga saat ini. Mulai dari permasalahan seperti pengurus koperasi merupakan tokoh dalam masyarakat juga, Re-generasi organisasi, system pengawasan kerja koperasi hingga masalah yang datang dari pihak luar seperti masalah Tanggapan  buruk masyarakat terhadap koperasi yang  dikarena kegagalan koperasi pada waktu yang lalu tanpa adanya pertanggungjawaban kepada masyarakat yang menimbulkan ketidakpercayaan pada masyarakat tentang pengelolaan  koperasi.

Dengan adanya arus globalisasi ini akan memperpanjanng daftar permasalahan yang harus dihadapi koperasi kedepannya. Sehingga akan menghambat pula pertumbuhan perekonomian di Indonesia.
Jadi tidak dapat dipungkiri, masa/ era globalisasi ini akan terus berjalan seiring dengan berjalannya waktu. Dan tidak dapat dihindari pula, perlahan lahan kondisi koperasi dan eksistensi koperasi akan menurun juga dengan berjalan nya waktu. Bila tidak ada perubahan pada tubuh perkoperasian Indonesia.

Perubahan yang harus dilakukan pada per koperasian Indonesia bisa aku akui sangatlah banyak dan dengan tingkat kerumitan yang memang rumit. Permasalahan yang dihadapi pun begitu kompleks untuk diselesaikan sedikit demi sedikit. Butuh perubahanyang cukup besar untuk memperbaiki semuanya.

Perubahan juga dapat dilakukan dengan cara merubah paradigma masyarakat Indonesia yang menganggap koperasi kurang menguntungkan bagi individu, mengembalikan keperdulian masyarakat terhadap keberadaan koperasi di lingkungan sekitarnya dan jugadapat  membuat masyarakat mampu percaya kembali dengan keberadaan koperasi.

Sementara dari sudut internal koperasi, perlu diperbaiki lagi dalam penyusunan struktur keanggotaan koperasi. Dilakukannya Re-Generasi dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya. Agar tidak ada lagi permasalah internal yang mampu megganggu kinerja koperasi untuk menyusun perekonomian Indonesia bersama rekan nya UMKM. Dan mampu membuat keadaan perekonomian kita selalu membaik dari hari ke hari....

Begitulah kira-kira pendapat aku mengenai kesiapan koperasi menghadapi era globalisasi ini. Terimakasih atas waktu kalian yang sudah visit dan baca blok aku ini. Sekali lagi semoga bisa bermanfaat buat kedepannya. :)   
Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar