Setiap konsumen dapat dipastikan memiliki perilaku
dan dan tindakan, perilaku dan tindakan
konsumen tersebut terdiri dari proses keputusan pembelian, mencari
sumber informasi , memcari alternatif pembelian dan memilih sumber sumber pembelian.
Proses
keputusan pembelian
Menurut Rini,
Agustina, Riyanti (2012:132-133) keputusan membeli suatu produk dengan merk
tertentu akan diawali oleh langkah-langkah sebagai berikut:
1. Pengenalan
kebutuhan
Proses
ini muncul pada saat konsumen menghadapi suatu masalah dimana terdapat perbedaan
antara keadaan yang diinginkan dengan
keadaan yang terjadi. Kebutuhan harus diktifkan terlebihdahulu sebelum ia bisa
dikenali. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengaktifan kebutuhan diantaranya :
waktu, perubahan situasi, pemilikan produk, konsumsi produk, perbedaan individu
dan pengaruh pemasaran
2. Pencarian
informasi
Proses
pencarian ini muncul saat konsumen memandang bahwa kebutuhan tersebut bida
dipenuhi dengan membeli dan mengkonsumsi suatu produk. Pencarian informasi
dapat dilakukan melalui informasi internal maupun informasi ekternal.
Faktor-faktor yangmempengaruhi pencarian informasi diantaranya:
-
Faktor resiko produk (keuangan, fungsi
psikologis, waktu, sosial, fisik)
-
Faktor karakteristik konsumen(
pengetahuan dan pengalaman konsumen, keprribadian dan karakteristik demografi)
-
Fator situasi ( waktu yang tersedia untuk
belanja, jumlah produk yang tersedia, lokasi toko, ketersediaan informasi,
kondisi psikologis konsumen, resiko sosial dan situasi, tujuan belanja)
3. Evaluasi
alternatif
Evaluasi
alternatif adalah proses evaluasi pilihan produk dan merk dan memilih sesuia
dengan yang diinginkan konsumen. Pada proses ini, konsumen membandingkan
berbagai pilihan yang dapat memecahkan masalah yang dihadapinya. Setelah
menentukan kriteria atau atribut dari produk atau merk yang dievaluasi, maka
langkah berikutnya adalah menentukan alternatif pilihan. Konsumen akan
mengurangi pilihan bila dirasa tidak memenuhi kriteria evaluasi. Kemudian
kosumen akan menentukan pilihan produk dengan teknik kompensatori maupun tekhnik
non kompensatori.
4. Tindakan
pembelian
Jenis
pembelian produk atau jasa yang dilakukan oleh konsumen bisa digolongkan
menjadi 3 macam yaitu : pembelian yang terencana sepenuhnya, pembelian yang
separuh terencana, pembelian yang tidak terencana. Adapun proses pembelian
melalui tahap pra-pembelian yaitu mencari informasi dan mempersiapkan dana.
Selanjutnya tahap pembelian, perilaku konsumen yaitu berhubungan dengan toko,
mencari produk di toko tersebut, dan transaksi
5. Pasca
konsumsi
Setelah
mengkonsumsi produk atau jasa, konsumen tidak akan berhenti hanya sampai
disini, namun ada tindakan lain yang mengikuti konsumsi, yang disebut tindakan
pasca konsumsi. Tindakan pasca tersebut akan berlanjut setelah konsumen
melakukan evaluasi, bisa menimbulkan kepuasan, bisa ketidakpuasan. Hal ini akan
dilanjutkan lebih jelas pada bab berikutnya tentang kepuasan dan loyalitas
konsumen.
Memilih
alternatif terbaik
Yaitu pengambilan
keputusan (untuk membeli atau tidak membeli) seseorang dipengaruhi oleh faktor
dan sosial. Faktor personal meliputi motivasi, persepsi, pemahaman,
kepercayaan, sikap, dan kepribadian seseorang dalam membeli suatu barang yang
mereka inginkan.
Proses pengambilan
keputusan (untuk membeli atau tidak membeli) oleh decider meliputi kegiatan:
(1) perumusan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) pengembangan dan
penilaian alternatif, (4) penetuan alternatif terbaik atau pengambilan
keputusan, dan (5) kegiatan setelah keputusan diambil.
Aspek-aspek pemilihan keputusan :
-
Produk yang murah - Produk yang lebih
mahal
-
Pembelian yang sering - Pembelian yan
jarang
-
Keterlibatan rendah - Keterlibatan
tinggi
-
Kelas produk dan merek kurang terkenal-
Kelas produk dan merek terkenal
-
Pembelian dengan pertimbangan dan -
Pembelian dengan pertimbangan
-
Pencarian yang kurang matang. dan pencarian intensif
Memilih
sumber-sumber pembelian
Sumber-sumber yang
diperoleh meliputi: (1) Pasar adalah
kelompok individual ( perorangan maupun organisasi ) yang mempunyai permintaan
terhadap barang tertentu, berdaya beli, dan berniat merealisasikan pembelian
tersebut. Secara keseluruhan, perilaku pasar bersifat hetrogen. (2) Konsumen
yaitu motivasi yang dapat dipandang sebagai dasar dari semua perilaku konsumen.
Contoh: yaitu sebuah pertanyaan mendasar yang perlu di jawab oleh setiap pemasaran
adalah : “ apa yang memotivasikan seseorang untuk membeli produk atau jasa yang
saya tawar kan?”.motivasi dapat didefinisikan sebagai kegiatan yang diarahkan
kepada satu tujuan.
Serta proses
pengambilan keputusan dipengaruhi oleh faktor personal maupun sosial konsumen,
serta respons perilaku pasar konsumen sebagai faktor keluaran dapat merupakan
keputusan pembeliaan (dan pembelian selanjutnya) atau tidak melakukan pembelian
(menolak produk yang ditawarkan).sehingga
variabel yang berada di luar individu
(vaktor eksternal) yang sangat berpengaruh dalam proses pembelian. Jadi keputusan tersebut yang akan menentukan
proses pengambilan keputusan dalam pembelian mereka. Proses tersebut adalah
sebuah pendekatan penyelesaian masalah yang terdiri atas enam tahap seperti:
a. Menganalisis
keinginan dan kebutuhan, terutama untuk mengetahui adanya keinginan dan kebutuhan yang belum
terpenuhi atau terpuaskan.
b. Menilai
beberapa sumber yang ada.
c. Menetapkan
tujuan pembelian.
d. Mengidentifikasikan
alternatif pembelian.
e. Perilaku
sesudah pembelian.
Sourch:
1. Basu
Swastha Dh. , Analisis Tingkah Laku
Konsumen, edisi 3, Yogyakarta: Penerbit Liberty, 1984.
2. Rini,
Agustina, Riyanti. Ilmu Perilaku konsumen.
Malang, indonesia: Universitas Brawijaya Press. 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar